Membangun Awal Kehidupan yang Sehat: Pencegahan Stunting Sejak Dini
Mendukung tumbuh kembang anak sejak tahap awal kehidupan merupakan bagian penting dari upaya keterlibatan kami dengan masyarakat. Melalui berbagai inisiatif pencegahan stunting di Balikpapan dan Tanah Grogot, kami berupaya meningkatkan kesadaran, mendukung pemenuhan gizi ibu, serta berkontribusi pada perkembangan anak dalam jangka panjang.
Di Balikpapan, program Canting Book (Calon Pengantin Cegah Stunting) diperkenalkan untuk membekali calon pasangan dengan pengetahuan dasar sebelum membangun keluarga. Materi edukasi mencakup nutrisi, kesehatan kehamilan, perawatan bayi baru lahir, serta perkembangan anak usia dini. Bekerja sama dengan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Balikpapan, sebanyak 550 buku Canting telah didistribusikan kepada 550 pasangan, guna meningkatkan pemahaman tentang pentingnya pencegahan stunting sejak dini serta peran orang tua dalam mendukung tumbuh kembang anak.
Sementara itu, di Tanah Grogot, upaya pencegahan stunting difokuskan pada keterlibatan masyarakat dan dukungan gizi bagi ibu. Pada Juli 2025, Desa Janju menjadi lokasi pelaksanaan diskusi evaluasi dan perencanaan program stunting yang melibatkan berbagai pemangku kepentingan lokal. Diskusi ini bertujuan untuk meninjau pelaksanaan program yang berjalan serta mengidentifikasi peluang perbaikan, yang selanjutnya akan menjadi dasar penyempurnaan program di tahun berikutnya agar lebih sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
Sebagai tindak lanjut, dukungan tambahan berupa asupan protein juga diberikan kepada 10 ibu hamil di Desa Janju untuk membantu meningkatkan kesehatan ibu dan mengurangi risiko stunting. Bantuan ini melengkapi upaya perencanaan jangka panjang, dengan menggabungkan intervensi langsung dan penguatan program yang berkelanjutan.
Melalui edukasi, kolaborasi, dan dukungan gizi yang terarah, inisiatif ini diharapkan dapat membantu keluarga membangun fondasi yang lebih kuat bagi generasi yang lebih sehat di masa depan.